WNA Asal China Masuk Indonesia, Komisi IX: Wajib Karantina 14 Hari

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo meminta pemerintah melakukan pengawasan yang ketat terhadap warga negara asing (WNA) yang masuk Indonesia. Apalagi, sepekan kemarin sudah ada 288 WNA asal China datang ke Indonesia di tengah pandemi Covid 19, dan larangan mudik Lebaran 2021. "Saya mendorong kepada pemerintah untuk memberlakukan screening ketat perjalanan WNA yang akan masuk ke Indonesia, sesuai ketentuan yang telah di putuskan dengan melihat situasi dan kondisi asal negaranya," kata Rahmad saat dihubungi, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, saat ini sedang mengalami lonjakan kasus Covid 19. "WNA dari sana harus kita screening ketat dan wajib mengikuti aturan masuk ke kita, melalui wajib karantina 14 hari, selanjutnya kusus India kita tutup sementara mengingat situasi paparan disana mengkawatirkan bagi perjalanan ke Indonesia," katanya. "Termasuk dari negara lainnya, maupun dari negara China sekalipun. Wajib hukumnya WNA mengikuti seluruh protokol kesehatan, serta screening ketat masuk ke negara kita, serta wajib proses karantina," sambung Rahmad.

Sejak 4 Mei hingga 8 Mei 2021, sudah ada 288 WNA asal China masuk ke Indonesia dengan tiga gelombang. Gelombang pertama pada 4 Mei 2021, di mana saat itu ada 85 WNA asal China datang ke Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Mereka datang sekitar pukul 14.55 WIB dengan pesawat charter China Southern Airlines dari Shenzhen.

Selisih satu hari, pada 6 Mei 2021, sebanyak 46 WNA asal China masuk kembali ke Indonesia dengan pesawat Xiamen Air MF855 dari Fuzhou. Terakhir, pada 8 Mei 2021, pesawat Southern Airlines CZ 387 dari Guangzhou mendarat di Bandara Soeta pada pukul 05.00 WIB. Pesawat tersebut membawa 160 penumpang dengan rincian, 157 warga negara China dan 3 warga negara Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.