Giro Bisnis dapat membantu perusahaan memusatkan penerimaan dan pembayaran operasional dalam rekening khusus. Bank Sinarmas menyediakan Giro Sinarmas untuk mendukung transaksi aktif sekaligus membantu pemisahan keuangan bisnis dari dana pribadi.
Pemisahan tersebut membuat arus kas lebih mudah ditelusuri ketika perusahaan membayar pemasok, biaya rutin, atau perjalanan dinas. Catatan transaksi kemudian dapat digunakan untuk evaluasi keuangan secara berkala oleh tim internal.
Cara Mengatur Arus Kas dengan Giro Bisnis
Agar giro mendukung operasional, perusahaan perlu menetapkan fungsi rekening sejak awal dan menjaga pola transaksi tetap konsisten. Lima langkah berikut membantu pengelolaan dana bisnis menjadi lebih terarah setiap hari kerja.
1. Pusatkan Penerimaan Usaha
Masukkan penerimaan pelanggan ke rekening giro sebelum dana dialokasikan untuk kebutuhan lainnya. Cara ini memudahkan perusahaan melihat omzet masuk, mencocokkan pembayaran, dan menentukan saldo aman untuk operasional bulanan secara konsisten.
2. Jadwalkan Pembayaran Pemasok
Jadwalkan pembayaran pemasok berdasarkan jatuh tempo, prioritas, serta ketersediaan saldo rekening. Giro Sinarmas dapat menjadi pusat pembayaran sehingga tim keuangan lebih mudah menelusuri transaksi keluar yang terjadi sepanjang periode berjalan.
3. Alokasikan Biaya Rutin
Pisahkan dana untuk sewa, utilitas, pajak, dan biaya rutin lainnya sebelum melakukan belanja tambahan. Pembagian tersebut membantu perusahaan menjaga kewajiban utama tetap tersedia meskipun kebutuhan operasional berubah sepanjang bulan berjalan.
4. Atur Kewenangan Pembayaran
Tentukan siapa yang menyiapkan, memeriksa, dan menyetujui pembayaran berdasarkan kebijakan internal perusahaan. Pengaturan kewenangan yang jelas membantu penggunaan Giro Sinarmas tetap terkendali dan mengurangi risiko transaksi tanpa persetujuan internal perusahaan.
5. Bedakan Metode Pembayaran
Gunakan rekening giro untuk pembayaran bernilai besar atau berulang, kemudian pilih alat pembayaran lain sesuai kebutuhan. Pembagian ini menjaga fungsi setiap fasilitas keuangan tetap jelas dan mudah dipantau oleh perusahaan.
Kapan Menggunakan Giro atau Kartu Kredit Bisnis?
Tidak semua pengeluaran bisnis harus dibayar langsung dari rekening giro perusahaan. Kartu kredit bisnis Bank Sinarmas merujuk pada Kartu Kredit Korporat yang dapat digunakan untuk transaksi perusahaan terencana sesuai kebutuhan.
Pengajuan Kartu Kredit Korporat tidak diselesaikan sepenuhnya secara online dan perlu dilanjutkan melalui kantor cabang Bank Sinarmas. Perusahaan juga perlu melengkapi dokumen sesuai persyaratan sebelum proses pengajuan diproses lebih lanjut.
Sebelum memilih metode pembayaran, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan jenis transaksi, jadwal pembayaran, dan dampaknya terhadap arus kas. Pemilihan fasilitas yang tepat membantu pencatatan kewajiban tetap jelas dalam laporan keuangan internal perusahaan.
| Kebutuhan Bisnis | Giro Bisnis | Kartu Kredit Korporat |
| Pembayaran pemasok | Cocok untuk pembayaran langsung dari dana perusahaan yang tersedia. | Dapat digunakan jika pemasok menerima pembayaran kartu sesuai kebijakan perusahaan. |
| Biaya operasional rutin | Memudahkan pencatatan pengeluaran dari rekening utama perusahaan. | Cocok untuk transaksi tertentu yang telah masuk anggaran dan disetujui. |
| Belanja perjalanan dinas | Digunakan ketika pembayaran membutuhkan transfer langsung dari rekening perusahaan. | Dapat membantu memisahkan belanja perjalanan dari transaksi giro perusahaan. |
| Pengawasan arus kas | Menunjukkan dana masuk dan keluar perusahaan melalui rekening utama. | Tagihan perlu dicatat sebagai kewajiban pembayaran pada periode berikutnya. |
Giro Bisnis Bank Sinarmas dapat membantu perusahaan menjaga transaksi operasional tetap terpisah dan mudah dipantau. Tetapkan fungsi rekening, pilih metode pembayaran sesuai kebutuhan, lalu evaluasi arus kas setiap akhir bulan.
