Amalan di Hari Jumat serta Keutamaan Mengerjakannya: Perbanyak Doa dan Sholawat

Hari Jumat memiliki banyak keistimewaan dan keutamaan. Hari Jumat merupakan hari yang dimuliakan dalam islam dan beberapa hadist menyebutkan sebagai hari raya umat islam. Pada hari Jumat, umat Islam dapat menunaikan beberapa amalan yang disunnahkan.

Selain itu, tidak ada permintaan manusia yang ditolak pada hari Jumat, tetapi tidak dijelaskan waktunya secara spesifik agar manusia terus berdoa. Lalu, apa saja amalan pada hari Jumat dan keutamaan mengerjakannya? Dikutip , menurut Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Yudi Yansyah S.Pd.i mengatakan terdapat lima amalan hari jumat dan keutamaannya, yaitu:

Nabi Shallallahu'alahihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya hari jumat adalah pemimpin semua hari, dan hari yang paling mulia di sisi Allah (HR. Ahmad 15548, Ibnu Majah 1137 dan dihasankan al Albani). Pada saat hari Jumat disunnahkan membaca surat Al Kahfi.

Dari Abu Said al Khudri Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka’bah.” (HR. ad Darimi 3470 dan dishahihkan al Albani dalam Shahihul Jami’, 6471)

Dalam riwayat lain, beliau bersabda, مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ “Barang siapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Hakim 6169)

Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan pada hari Jumat perbanyaklah sholawat. "Barangsiapa yang mau bersholawat kepadaku satu kali maka Allah akan membacakan sholawat kepadany 10 kali," Mandi pada hari Jumat keutamaan untuk memuliakan pelaksanaan ibadah pada hari Jumat.

Dalam hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: مَنِ اغْتَسَلَ يَوْمَ الجُمُعَةِ غُسْلَ الجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ، فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً Siapa yang mandi di hari jumat seperti mandi junub, kemudian dia berngkat jumatan (di waktu pertama) maka seperti berkurban onta…(HR. Bukhari 881 dan Muslim 850).

Pada hari Jumat Allah akan mengijabah doa hambaNya di satu waktu yang tidak diketahui waktunya agar memotivasi manusia untuk berdoa kepadaNya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةً لَا يَسْأَلُ اللَّهَ الْعَبْدُ فِيهَا شَيْئًا إِلَّا آتَاهُ اللَّهُ إِيَّاهُ ) !قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَيَّةُ سَاعَةٍ هِيَ ؟ قَالَ : ( حِينَ تُقَامُ الصَّلَاةُ إِلَى الِانْصِرَافِ مِنْهَا )

Sesungguhnya pada hari jumat terdapat satu waktu, jika para hamba memohon kepada Allah, pasti akan dikabulkan oleh Allah.(at Tarmidzi) Dalam hadist lain, dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jumat, lalu beliau bersabda, فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

“Di hari Jumat terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim yang ia berdiri melaksanakan shalat lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta.” (HR. Bukhari 935, Muslim 2006, Ahmad 10574 dan yang lainnya). Selain itu, terdapat hadis dari Abu Said al Khudri dan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ سَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَهِيَ بَعْدَ الْعَصْرِ

Di hari Jumat terdapat suatu waktu, dimana jika ada seorang hamba muslim yang memanjatkan doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, Allah akan memberi apa yang dia minta. Waktu itu adalah seteah asar. (HR. Ahmad 7631 dan dinilai shahih Syuaib al Arnauth). Menurut penjelasan Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta Khasan Ubaidillah, terdapat beberapa hal yang harus dihindari pada hari Jumat yaitu: 1. Jangan melakukan keburukan di hari Jumat

Amalan yang buruk pada hari Jumat akan dilipatgandakan. Upayakan untuk selalu menebarkan kebaikan. 2. Berbuat buruk dan berdoa untuk maksiat

Meskipun pada hari Jumat doa akan diijabah tetapi ada yang Allah tidak tidak akan mengijabah jika meminta sesuatu yang buruk dan merugikan. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.